Kabupaten SBB Gelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

  • Bagikan

Piru,Maluku, Nusantaraharian.com – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menggelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Kepala Sekolah dan Guru se-Kabupaten SBB. Acara pembukaan pelatihan dilaksanakan pada hari Selasa, 9 September 2025, kegiatan tersebut berlangsung dua lokasi yakni di SD Negeri 1 Piru dan SD Inpres Piru .

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten SBB, Suhna Umaya Patty, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk menerjemahkan Asta Cita Ke-4 Kabinet Merah Putih, yaitu “Memperkuat SDM Sain & Teknologi”. Program ini merupakan salah satu dari 12 program prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan mengakselerasi dampak pendidikan melalui berbagai pendekatan pembelajaran.

“Pelatihan Pembelajaran Mendalam ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menjawab tantangan zaman dan membangun karakter peserta didik yang berlandaskan kasih sayang dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Suhna Umaya Patty.

Suhna juga menjelaskan latar belakang munculnya Pembelajaran Mendalam, yang meliputi perubahan masa depan yang sulit diprediksi, permasalahan mutu pendidikan (literasi, numerasi), kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa Indonesia yang masih rendah, ketimpangan mutu pendidikan, kompetensi masa depan, serta bonus demografi 2035 dan Visi Indonesia Emas 2045.

Pelatihan ini didukung oleh ekosistem pembelajaran yang kondusif, kemitraan pembelajaran yang luas dan bermakna, serta pemanfaatan teknologi digital yang efektif. Tujuannya adalah agar terwujud pembelajaran yang penuh kesadaran dan perhatian, bermakna dan relevan, serta menyenangkan bagi siswa.

Pembelajaran Mendalam menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu.

Prinsip-prinsip Pembelajaran Mendalam terdiri atas berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Prinsip-prinsip ini diharapkan mampu memuliakan guru, siswa, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya, serta memberikan pengalaman belajar yang mendalam.

Satuan Pendidikan bekerjasama dengan BGTK Provinsi Maluku dalam menyelenggarakan pelatihan ini, yang meliputi tahapan In Service Learning 1 (IN 1), On the Job Learning, dan In Service Learning 2 (IN 2).

Di akhir sambutannya, Suhna Umaya Patty secara resmi membuka Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Ia berharap agar ilmu dan kebersamaan yang didapatkan selama pelatihan dapat membawa keberkahan dan bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Seram Bagian Barat.(NH01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *