Huamual, Maluku, Nusantaraharian.com – Di tengah hiruk pikuk kasus pertambangan ilegal yang mencoreng Dusun Laala, Desa Lokki, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, muncul sosok La Usman.
Pemuda asal dusun tersebut tak gentar menyuarakan keadilan, menuntut proses hukum yang tegas bagi para pelaku yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.
La Usman, saat menghubungi media ini pada Sabtu, 1 November 2025, dengan semangat membara, mengungkapkan keprihatinannya atas aktivitas PT. Miranti Jaya Melati yang mengakui telah mengambil material batu tanpa izin resmi.
Baginya, pengakuan perusahaan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Maluku hanyalah formalitas tanpa makna jika tidak diikuti dengan tindakan nyata.
“Saya ingin kerja yang bersih dan terbuka kepada masyarakat Dusun Laala,” tegas La Usman. “Uang kita tidak bawa mati, namun umur makin hari makin bertambah. Laala banyak perjuangan kita lalui, namun keserakahan di dusun sendiri yang memangku jabatan, yang sangat ironis lagi tidak ada transparansi kepada masyarakat.”
La Usman, yang saat ini berada di Jakarta, merasa terpanggil untuk membela kampung halamannya. Ia tak ingin Laala terus menjadi korban keserakahan dan ketidakadilan. Dengan nada sedih, ia menceritakan bahwa masalah ini bukan kali pertama dihadapi masyarakat Dusun Laala.
“Beta uda wa pak gubernur,” serunya, berharap suara hatinya didengar oleh Gubernur Maluku. Ia berjanji akan terus menekan pihak-pihak terkait agar kasus ini diusut tuntas. La Usman juga menyoroti dugaan keterlibatan kepala dusun dan sekretaris desa yang harus dimintai pertanggungjawaban atas aktivitas ilegal ini.
La Usman berharap agar anggota DPRD SBB dapat bertindak tegas dan memperjuangkan hak-hak masyarakat Laala. Ia juga mengancam akan mengupayakan agar Gubernur Maluku langsung turun tangan meninjau kondisi di Dusun Laala jika tidak ada respons positif dari pihak-pihak terkait.
“Ade masalah perusahan di Laala sampe dimana..upayakan secepatnya agar kepala dusun dan serkertaris di proses,” tegasnya.
Perjuangan La Usman adalah cerminan harapan seluruh warga Laala yang merindukan keadilan. Ia menjadi simbol perlawanan terhadap praktik-praktik ilegal yang merusak lingkungan dan mengkhianati kepercayaan masyarakat. (NH01)












