Huamual, Maluku, Nusantaraharian.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Ozy Tubaka, secara tegas menyatakan dukungannya kepada masyarakat Tanah Goyang dalam menolak rencana pembangunan gerai minimarket besar Indomaret atau Alfamidi di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada media ini pada Kamis (01/01/2026).
Dukungan tersebut diberikan setelah masyarakat lokal mengemukakan kekhawatiran terkait dampak sosial dan ekonomi yang mungkin muncul akibat kehadiran usaha skala besar di lingkungan mereka.
“Kami mendukung perjuangan masyarakat Tanah Goyang karena aspirasi mereka adalah suara kolektif terhadap ancaman terhadap pelaku usaha mikro dan tradisional lokal. Kehadiran minimarket besar seperti Indomaret atau Alfamidi di wilayah ini berpotensi menekan daya saing pedagang kecil yang telah lama menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat,” ujar Ozy Tubaka dalam keterangan resmi yang diterima.
Menurut informasi yang diperoleh, penolakan masyarakat Tanah Goyang muncul setelah berita rencana pendirian salah satu dari kedua minimarket tersebut beredar di kalangan warga. Sebelumnya, telah dilakukan serangkaian pertemuan antara tokoh masyarakat, pemuda, dan pelaku usaha setempat untuk membahas dampak yang mungkin terjadi. Para pihak menyampaikan bahwa kehadiran minimarket besar berpotensi memicu ketimpangan usaha dan mengancam mata pencaharian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah beroperasi selama bertahun-tahun.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC GMNI SBB juga menyerukan kepada pemerintah daerah Kabupaten SBB dan semua pihak terkait untuk lebih memperhatikan aspirasi masyarakat serta melakukan kajian mendalam terkait dampak sosial-ekonomi yang mungkin ditimbulkan sebelum mengambil keputusan terkait rencana pembangunan usaha skala besar tersebut.(NH01)












