Pengamanan Malam Tujuh Likur di Desa Buano Utara Berjalan Lancar, Situasi Kamtibmas Terpantau Aman dan Terkendali

  • Bagikan

Huamual Belakang, Nusantaraharian.com – Kegiatan pengamanan Malam Tujuh Likur di Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, dilaksanakan dengan tertib dan aman pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Waesala, Ipda Ashar, S.Sos.I, dan melibatkan tujuh personel Polsek Waesala.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel persiapan pengamanan yang dilaksanakan pukul 19.00 WIT di depan Masjid Sementara Al-Anmabua (langgar) Desa Buano Utara. Dalam arahannya, Ipda Ashar menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dengan rasa tanggung jawab, mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat, serta menjaga kekompakan dan disiplin sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kita harus mengutamakan keselamatan personel selama pelaksanaan tugas. Pengamanan akan difokuskan pada dua titik utama, yaitu area kuburan Soa Usat dan Soa Tenga di mana warga akan melaksanakan tradisi bakar damar. Apabila terdapat warga yang berkerumun, lakukan tegur sapa secara santun dan humanis,” ujar Ipda Ashar dalam arahannya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk peka terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Jika terjadi gangguan, personel diharapkan segera melaporkan agar dapat dilakukan penanganan dini sebelum masalah meluas dan mengganggu stabilitas Kamtibmas.

Setelah apel persiapan, pukul 19.40 WIT dilakukan pembagian tugas dan penempatan personel di dua titik pengamanan yang telah direncanakan. Pukul 20.00 WIT, Ipda Ashar memimpin personel untuk melaksanakan patroli jalan kaki ke area bakar damar di kuburan Soa Usat dan Soa Tenga. Selain melakukan pengamanan, personel juga memberikan himbauan Kamtibmas kepada warga yang sedang melaksanakan kegiatan adat.

Pukul 21.50 WIT, personel kembali memantau kegiatan warga yang membawa ketupat adat (Nyawa) ke Masjid Sementara Al-Anmabua untuk didoakan dan dizikrarkan oleh staf penghulu masjid. Ketupat tersebut akan diambil kembali oleh warga pada keesokan pagi untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Selanjutnya, pukul 22.00 WIT, personel memantau jalannya kegiatan adat bakar lampu/obor yang dipimpin oleh Modim Sainudin Tamalene dan Marbot Min Saleh Tuhuteru, serta dikawal oleh 12 tokoh adat Desa Buano Utara.

Personel yang terlibat dalam pengamanan ini terdiri dari: Aipda Ismail Honlissa, Aipda Jumran Waly, Bripka E. Ralahalu, Bripka Hendro Tehutora, Bripka Ridwan, Bripkol Aprisal Wally, dan Briptu Darmin.

Rangkaian kegiatan pengamanan ditutup dengan apel selesai tugas pada pukul 23.50 WIT yang dipimpin oleh Ipda Ashar. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan. Seluruh kegiatan selesai dilaksanakan pada pukul 00.10 WIT tanggal 13 Maret 2026.

Hingga kegiatan selesai, situasi Kamtibmas di Desa Buano Utara dan sekitarnya terpantau aman dan terkendali. Laporan kegiatan ini disampaikan kepada Komendan, dengan tembusan kepada Waka Polres SBB dan Kabag Ops Polres SBB.(NH01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *