Huamual, Maluku, Nusantaraharian.com – Terjadi konflik di lokasi tambang Sinabar Gunung yang berada di perbatasan Desa Iha dan Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026).
Konflik dimulai dari kasus pemukulan terhadap salah satu warga, yang kemudian memicu aksi balas dari pihak lain. Selain tindakan pemukulan, juga terjadi aktivitas pengrusakan pada lokasi tersebut.
Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, saat dikonfirmasi oleh media ini pada Minggu (8/2/2026), menyampaikan bahwa situasi di lokasi kini telah kondusif. Personel Polres SBB dan Brimob telah ditempatkan di perbatasan Desa Iha dan Luhu serta di lokasi Gunung Tembaga untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
“Kami telah menangkap dan sedang mendidik pihak-pihak yang terlibat dalam pemukulan dan pengrusakan tersebut,” ujar Kapolres. Ia juga mengimbau agar masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada pihak kepolisian dan pemerintah negeri dalam menangani kasus ini hingga tuntas.
Sebelumnya, lokasi tambang Sinabar Gunung pernah menjadi pusat perhatian karena merupakan sumber bahan baku merkuri terbesar di Indonesia dan telah ditutup pada tahun 2020 guna mencegah kerusakan lingkungan dan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Pada tahun 2014, kedua desa juga pernah mengalami bentrok yang menewaskan sembilan warga.(NH01)












