Bula,Maluku,Nusantaraharian.com- Anggota MPR RI, Saadiah Uluputty, ST, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dirangkaikan dengan diskusi mengenai pembangunan infrastruktur di Indonesia Timur. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, pada Selasa, 9 Desember 2025.
Dalam pemaparannya, Saadiah Uluputty menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan – Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika – bukan hanya fondasi ideologis, tetapi juga harus tercermin dalam kebijakan pembangunan yang adil dan merata, termasuk di sektor infrastruktur.
“Pembangunan infrastruktur di Indonesia Timur bukan sekadar soal jalan, jembatan, atau pelabuhan. Ini adalah soal keadilan sosial dan pemenuhan hak dasar masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi,” ujar Saadiah di hadapan peserta kegiatan.
Ia menyoroti bahwa infrastruktur yang memadai menjadi kunci utama dalam membuka akses pendidikan, layanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Menurutnya, masih terdapat kesenjangan pembangunan yang harus terus diperjuangkan agar masyarakat di wilayah timur Indonesia merasakan manfaat pembangunan secara nyata.
Saadiah juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan infrastruktur agar sesuai dengan kebutuhan lokal. Pembangunan, kata dia, harus berbasis aspirasi masyarakat dan memperhatikan karakter geografis serta sosial budaya daerah.
“NKRI akan kokoh jika seluruh wilayahnya terhubung, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara rasa keadilan. Infrastruktur adalah jembatan persatuan yang memperkuat kebangsaan,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung secara dialogis, di mana peserta turut menyampaikan pandangan, aspirasi, serta tantangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Seram Bagian Timur. Diskusi tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat pemahaman kebangsaan sekaligus memperjuangkan pembangunan yang lebih merata.
Melalui kegiatan ini, Saadiah Uluputty berharap nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dapat terus hidup dalam praktik pembangunan, sehingga Indonesia Timur tidak hanya menjadi bagian dari peta, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan dan kemajuan bangsa.(NH/Red)












