Piru,Maluku,Nusantaraharian.com – Pusat Data dan Operasi (PUSDALOPS) Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PB-BPBD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengkonfirmasi laporan mengenai orang hilang di laut yang melibatkan seorang nelayan dari Desa Kasie, Kecamatan Taniwel.
IDENTITAS KORBAN YANG HILANG
Korban yang dinyatakan hilang adalah Kisman L, berusia 64 tahun, beragama Islam, bertempat tinggal di Desa Kasie, Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB. Pria yang bekerja sebagai nelayan ini belum terlihat kembali sejak meninggalkan rumah untuk mencari ikan tuna.
KRONOLOGIS KEJADIAN
Menurut laporan yang diterima, Kisman L meninggalkan kediamannya pada Hari Kamis, 15 Januari 2026, pukul 02.00 WIT dengan tujuan mencari ikan tuna di perairan sekitar Desa Kasie.
Setelah melewati lebih dari dua hari, korban belum kembali ke rumah, sehingga dinyatakan hilang dan dilaporkan ke pihak berwenang. KONDISI SAAT INI Sampai saat berita ini dibuat, upaya pencarian awal sedang dilakukan oleh keluarga korban dan masyarakat sekitar lokasi kejadian.
Tim sukarelawan lokal juga turut membantu dalam mengawasi perairan dan pantai untuk mencari tanda-tanda keberadaan korban.
UPAYA PENANGANAN OLEH BPBD KABUPATEN SBB
BPBD Kabupaten SBB telah mengambil langkah-langkah berikut untuk menangani kasus ini:
1. Melakukan koordinasi langsung dengan pihak toko masyarakat yang pertama kali melaporkan tidak adanya korban setelah aktivitas nelayan tersebut.
2. Melaporkan kejadian secara resmi ke Command Center (Com Center) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) di Ambon untuk meminta dukungan sumber daya dan keahlian dalam upaya pencarian yang lebih luas.
PENANDA TANGAN DAN TEMBUSAN
Laporan resmi ini ditandatangani oleh Manager Pusdalops (Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik) Manda M. Kamelane, S.Psi., M.Si, dan telah disahkan oleh Kepala BPBD Kabupaten SBB, Nasir Suruali, ST., MT.
Kepala BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat Nasir Suruali Saat di Konfirmasi Media ini pada Sabtu 17 Januari 2016 Mengatakan Iinsha Allah dari Com Center SAR.
“Besok pagi, ferry pertama baru TIM ke SBB untuk membantu pencarian,Semoga semua berjalan lancar.” Kata Nasir Suruali. (NH01)












