HUAMUAL, MALUKU,NUSANTARAHARIAN.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sekaligus Ketua DPD Golkar SBB, Abdusalam Hehanussa, menyampaikan penolakan tegas dan wajib hukumnya terhadap rencana masuknya gerai minimarket besar Alfamidi di wilayah Tanah Goyang dan sekitarnya.
Hal ini di sampaikan Oleh Abdusalam Hehanussa kepada ini Lewat telepon WhatsApp-nya. Kamis 8 Januari 2026
Dalam pernyataannya yang menyatakan posisi tegas, Abdusalam menekankan bahwa paksaan kehadiran Alfamidi di kawasan yang digolongkan sebagai daerah miskin akan memiliki konsekuensi serius bagi masyarakat lokal.
“Jika Alfamidi dipaksakan masuk di wilayah kampung yang kategori miskin, sama hal dengan pemerintah membunuh rakyatnya sendiri,” ujarnya dengan tegas.
Menurut Abdusalam, keberadaan bisnis besar seperti Alfamidi akan memberikan dampak negatif yang signifikan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah lama menjadi tulang punggung perekonomian daerah. UMKM lokal tersebut telah menjalin hubungan erat dengan masyarakat setempat dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga.
Wilayah Tanah Goyang dan sekitarnya dinilai masih tergolong terisolir dan terpencil, sehingga struktur ekonomi lokal belum siap bersaing dengan bisnis skala besar. “Daerah itu daerah yang dianggap masih terisolir dan terpencil, jika pemerintah memberikan izin baik dari tingkat daerah maupun desa, itu sama saja mematikan rakyatnya sendiri,” tandasnya.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak manajemen Alfamidi maupun pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat terkait rencana pembangunan gerai di lokasi yang menjadi perdebatan ini. (NH01)












