Masohi, Maluku,Nusantaraharian.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Maluku, Saadiah Uluputty, ST, kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan sektor pertanian rakyat. Dalam agenda penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diadakan hari ini, Saadiah menyerahkan ratusan unit alsintan kepada kelompok petani di tiga wilayah utama Kabupaten Maluku Tengah, yaitu Kota Masohi, Amahai, dan Seram Utara.
Total bantuan yang diberikan mencapai 176 unit alsintan dengan jenis-jenis bantuan 11 unit hand tractor untuk mempercepat pengolahan lahan,25 unit mesin pompa air untuk memecahkan masalah pengairan tanaman,140 unit hand sprayer untuk memudahkan perawatan dan pengendalian hama tanaman
Alsintan tersebut diharapkan dapat menjadi modal utama bagi petani untuk meningkatkan produktivitas panen, menekan biaya produksi yang semakin meningkat, serta mempercepat seluruh proses kerja di ladang.
Dalam pidatonya, Saadiah menegaskan bahwa bantuan ini bukanlah sesuatu yang acak, melainkan bagian dari aspirasi petani yang ia perjuangkan sejak menjabat di Komisi IV DPR RI – bidang yang menangani pertanian, perikanan, dan kehutanan. Menurutnya, petani di Maluku menghadapi tantangan besar dari perubahan iklim dan kenaikan harga bahan baku, sehingga membutuhkan dukungan nyata bukan sekadar wacana.
“Petani adalah penopang ketahanan pangan negara. Tanpa mereka, kita tidak akan memiliki pangan yang cukup. Tugas kami sebagai wakil rakyat adalah memastikan mereka mendapatkan alat yang memadai agar bisa bekerja lebih efektif dan akhirnya meraih kesejahteraan,” ujar Saadiah di hadapan ratusan petani penerima bantuan.
Acara penyerahan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh kepemudaan dan pengurus partai di daerah, antara lain Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Maluku Tengah, Abdul Gani Lestaluhu, SP ,Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS Kota Masohi, Rita Sugiarto,Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Maluku
Abdul Gani Lestaluhu menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Saadiah dalam memperjuangkan kepentingan petani Maluku Tengah. Ia berharap bantuan alsintan ini tidak hanya digunakan sehari-hari, tetapi juga dijaga dan dipelihara dengan baik agar bisa bermanfaat dalam jangka panjang.
“Kita harapkan petani penerima bisa memanfaatkan alat ini secara optimal, sehingga hasil panennya meningkat dan pendapatan juga bertambah,” katanya.
Para petani yang menerima bantuan menyampaikan rasa gembira dan terima kasih yang tulus. Banyak di antaranya menyatakan bahwa hand tractor dan mesin pompa air adalah alat yang sangat dibutuhkan, karena selama ini mereka sering kesulitan dalam mengolah lahan dan mengairi tanaman, terutama di musim kemarau.
“Kami merasa diperhatikan oleh wakil rakyat. Bantuan ini sangat membantu kami bekerja lebih cepat dan ringan, tidak seperti dulu yang hanya mengandalkan tenaga manusia,” ungkap salah satu perwakilan petani dari Kelompok Tani Amahai.
Menutup acara, Saadiah menegaskan bahwa ia akan terus hadir bersama petani Maluku dan memperjuangkan kebijakan pertanian yang berpihak pada rakyat kecil. Khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku, yang memiliki potensi besar namun seringkali kurang mendapatkan dukungan infrastruktur dan alat bantu.
“Komitmen saya untuk sektor pertanian tidak akan berhenti di sini. Saya akan terus berjuang agar petani mendapatkan lebih banyak dukungan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah,” tegasnya.(NH/Red)












