Mobil Terperosok di Tikungan Gunung Parang, Pengemudi Alami Luka Ringan

  • Bagikan

Piru, Maluku,Nusantaraharian.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di tikungan turunan Gunung Parang, Desa Waisarisa, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada hari Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 14.20 Waktu Indonesia Timur (WIT).

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil minibus Daihatsu Xenia berwarna putih dengan nomor polisi DE 1383 G. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Marthin M. Wailawuruw (20 tahun), yang berdomisili di Desa Hatusua, Kecamatan Kairatu.

Menurut keterangan Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah Piru menuju Hatusua. Sekitar 50 meter sebelum lokasi kejadian, pengemudi mendahului kendaraan di depannya dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Saat memasuki tikungan menurun, pengemudi berusaha memperlambat laju kendaraan, namun karena kondisi hujan yang membuat permukaan jalan licin, kendaraan tidak dapat dikendalikan dan terperosok ke sisi kiri jalan sedalam kurang lebih 8 meter.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat yang dilaporkan. Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp80 juta.

AKBP Andi Zulkifli menambahkan, personel Polres Seram Bagian Barat segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan identitas pengemudi, serta membantu proses evakuasi kendaraan. Pada saat kejadian, kondisi arus lalu lintas terpantau sepi dengan cuaca hujan yang turun pada siang hari.

Selain itu, Kapolres mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menyesuaikan kecepatan kendaraan sesuai dengan kondisi jalan dan cuaca, serta meningkatkan kewaspadaan terutama saat melintasi jalan menikung dan menurun, terlebih dalam kondisi hujan yang membuat permukaan jalan mudah licin.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali, dengan arus lalu lintas sudah dapat berjalan normal kembali.(NH01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *