Piru, SBB, Nusantaraharian.com – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Ketenagakerjaan, menyelenggarakan pelatihan berbasis unit kompetensi di bidang pertukangan dan perbengkelan.
Acara pembukaan pelatihan ini dilaksanakan di Gedung Hatu Telu Piru, Selasa 21 Oktober 2025 dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati SBB, Selfinus Kainama.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Komisi III DPRD SBB, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Ketenagakerjaan, sejumlah pejabat OPD di lingkup Pemda SBB, serta 132 peserta pelatihan.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Ketenagakerjaan, Abidin Papalia, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini didasarkan pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan program Ketenagakerjaan Kabupaten SBB tahun anggaran 2022.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat sebagai tenaga kerja mandiri, khususnya dalam bidang produksi usaha mandiri, perbengkelan, dan pertukangan.
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai tenaga kerja mandiri. Sasarannya adalah aspek kualitatif, yaitu melatih 132 peserta, dan aspek kuantitatif, yaitu tersedianya SDM dan tenaga kerja mandiri serta terciptanya kesempatan kerja bagi masyarakat pencari kerja,” jelas Abidin Papalia.
Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 20 hingga 21 Oktober 2025, di Gedung Kecamatan Sindangbarang. Materi pelatihan disampaikan oleh instruktur yang kompeten di bidangnya, dengan model penyajian yang interaktif dan mudah dipahami.
Wakil Bupati SBB, Selfinus Kainama, dalam sambutannya menekankan pentingnya keselarasan antara keterampilan yang dimiliki oleh para pencari kerja dengan kebutuhan di lapangan kerja.
Ia berharap pelatihan ini dapat menciptakan lapangan kerja baru yang berdaya saing.
“Peserta pelatihan akan diberikan bantuan dari pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Ketenagakerjaan. Saya berharap kesempatan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kainama.
Kainama juga menyinggung tentang persiapan Maluku Integrated Port di Seram Bagian Barat. Ia menegaskan bahwa masyarakat SBB harus siap kerja dan tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.
“Kita harus siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di daerah kita sendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kainama mengajak seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh dan semangat dalam menimba ilmu selama pelatihan. Ia berharap, setelah mengikuti pelatihan, para peserta dapat menjadi tenaga kerja yang handal dan mampu bersaing di dunia kerja.
“Kita harus terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat memasuki lapangan pekerjaan dengan baik. Jangan sampai kita tertinggal karena kurangnya persiapan,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten SBB berharap melalui pelatihan ini, kualitas sumber daya manusia di bidang pertukangan dan perbengkelan dapat meningkat, sehingga mampu mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(NH01)












